Posts

Haram Menghapus Ajaran Islam

Haram Menghapus Ajaran Islam Buletin Kaffah, No. 119_16 Rabiul Akhir 1441 H–13 Desember 2019 M Untuk kesekian kalinya Pemerintah, melalui Kementerian Agama, membuat keputusan yang sangat menyinggung hati dan perasaan umat Islam. Setelah sebelumnya Pemerintah berencana memata-matai pengajian di masjid-masjid, juga mempermasalahkan cadar dan celana cingkrang, kali ini mereka berencana menghapus materi jihad dan Khilafah yang selama ini menjadi materi pelajaran di madrasah-madrasah.  *Khilafah dan Jihad adalah Ajaran Islam* Suka ataupun tidak, Khilafah adalah bagian dari ajaran Islam. Sama seperti shalat, zakat, puasa, haji dan yang lainnya. Itu semua adalah ajaran Islam. Keengganan seseorang untuk mentaati perintah-perintah Allah tersebut tidak serta-merta membuat syariah Allah itu dipersoalkan dan kemudian disingkirkan. Sebab pada hakikatnya manusialah yang harus menyesuaikan diri dengan syariah Islam. Bukan sebaliknya. Banyak ulama yang sudah menjelaskan ajaran Islam te...

Do’a Memperbaiki Urusan Dunia Agama dan Akhirat

Do’a Memperbaiki Urusan Dunia Agama dan Akhirat ONE DAY ONE HADIST Rabu, 11 Desember 2019 / 14 Rabi'ul akhir 1441 عن أبي هريرة رضي اللَّه عنه قال،  كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ « اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِى دِينِىَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِى وَأَصْلِحْ لِى دُنْيَاىَ الَّتِى فِيهَا مَعَاشِى وَأَصْلِحْ لِى آخِرَتِى الَّتِى فِيهَا مَعَادِى وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِى فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لِى مِنْ كُلِّ شَرٍّ » Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berdoa sebagai berikut: “Alloohumma ashlih lii diiniilladzii huwa ‘ishmatu amrii, wa ashlih lii dun-yaayallatii fiihaa ma’aasyii, wa ash-lih lii aakhirotiillatii fiihaa ma’aadii, waj’alil hayaata ziyaadatan lii fii kulli khoirin, waj’alil mauta roohatan lii min kulli syarrin” [Ya Allah ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku sebagai benteng (ishmah) urusanku; perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku; perbaiki...

Tajassus Haram!

Tajassus Haram! Buletin Kaffah, No. 118_09 Rabiul Akhir 1441 H-6 Desember 2019 M Masjid adalah tempat yang mulia. Tentu karena masjid telah Allah muliakan. Masjid menjadi tempat yang paling sakral bagi umat Islam. Masjid menjadi salah satu tempat hamba ber-taqarrub (mendekatkan diri) kepada Rabb-nya. Masjid sekaligus merupakan tempat syiar-syiar Allah SWT diagungkan. Siapa saja yang meninggikan syiar-syiar Allah, khususnya di masjid, berarti ia termasuk orang yang bertakwa. Allah SWT berfirman: *ذَٰلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ* Demikianlah (perintah Allah). Siapa saja yang mengagungkan syiar-syiar Allah, sungguh itu timbul dari ketakwaan hati *(TQS al-Hajj [22]: 32)*. Dengan demikian masjid idealnya adalah tempat yang paling menenteramkan jiwa di antara semua tempat di dunia ini. Dari dalam masjid inilah jiwa seorang Muslim secara total terkoneksi dengan Allah SWT. Di masjid, terutama saat menunaikan shalat, seorang hamba pada da...

Pelancar Rizki Dan Seagala Urusan

Pelancar Rizki Dan Seagala Urusan ومن ذكر اسم الذات خمسة الاف مرة ثم قال يا حي يا قيوم الفا راى العجب من زيادة الارزاق وتيسير الامور.  Barang siapa berdzikir dengan Asma Allah YA ALLAH 5000 x lalu YA HAYYUYA QOYYUM1000 x maka ia akan menjumpai keajaiban yang luar biasa dalam menambah /memperbanyak rizqi dan me-mudahkan urusan. منبع اصول الحكمة ص .112 Pelancar Rizki Dan Seagala Urusan from Pesantren NUsantara Islam Nusantara Agama perdamaian Pelancar Rizki Dan Seagala Urusan from Berkah Ramadhan http://berkahramadhankita.blogspot.com/2019/12/pelancar-rizki-dan-seagala-urusan.html Pelancar Rizki Dan Seagala Urusan

Karya KH. Maftuh Basthul Birri

Image
Karya KH. Maftuh Basthul Birri Innalillahi wa inna ilaihirojiun... Telah wafat romo KH. Maftuh Basthul Birri Pengasuh Ponpes Murottilil Qur'an lirboyo Kediri. Semoga amal ibahnya ditrima dikehadirat allah. Sang Hafidz Al-Quran yang Produktif Menulis KH. Maftuh Basthul Birri terlahir di Karangwuluh Kutoarjo Purworejo Jawa Tengah pada tahun 1948 M. Mula-mula beliau menghafal al-Quran di hadapan KH. Ahmad Munawwir, Pondok Pesantren Krapyak, Yogyakarta. Dilanjut belajar qiraah sab’ah di hadapan KH.Nawawi Abdul Aziz (Ponpes AN NUR Ngrukem, Bantul Yogyakarta,yang masih terhitung sebagai paman beliau). Beliau juga pernah tabarukan di Pondok Pesantren Yanbu’ul Quran Kudus di hadapan Kyai Arwani Amin, Kudus. Selanjutnya KH. Maftuh Basthul Birri belajar ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri dan Pesantren Sarang, Rembang, Jawa Tengah. Beliau bukan hanya ahli dalam bidang bacaan al-Quran, melainkan juga dalam bidang tulis-menulis al-Quran (khath). Hasil karyanya dalam bidang kaligrafi...

Kiai Maftuh Basthul Birri: Sang Hafiz al-Quran Multitalenta

Image
Kiai Maftuh Basthul Birri: Sang Hafiz al-Quran Multitalenta Oleh: Ahmad Karomi* Secara pribadi, saya mengenal Kiai Maftuh melalui perantara karya-karyanya yang tersebar, seperti kitab Fathul Mannan (tajwid dasar pegon), Khat kaligrafi dzikrul ghafilin, dan buku yang ditulis pada tahun 2018 dengan judul "Pakailah Mushaf Ini, Jangan Pakai Mushaf Lokal". Seperti yang dimuat beberapa sumber bahwa KH. Maftuh Basthul Birri lahir di Karangwuluh Kutoarjo Purworejo Jawa Tengah pada tahun 1948 M, dilanjutkan menghafal al-Quran kepada KH. Ahmad Munawwir, Krapyak, Yogyakarta. Kemudian Kiai yang hafiz, qari', pakar khat ini belajar qiraah sab’ah kepada kerabat yang terhitung pamannya sendiri, yaitu KH.Nawawi Abdul Aziz, pendiri pondok An-Nur Ngrukem, Bantul Yogyakarta. Tidak sampai disitu, Kiai Maftuh juga pernah mondok tabarukan di Pondok Pesantren Yanbu’ul Quran Kudus di hadapan Kiai Arwani Amin, Kudus. Selanjutnya KH. Maftuh Basthul Birri belajar ke Pondok Pesantren Lirb...

Untukmu Wanitaku

Image
Untukmu Wanitaku ﺍﻷﻧﺜﻰ: ﻛﺎﻟﻘﻬﻮﺓ، ﺇﺫﺍ ﺃﻫﻤﻠﺘﻬﺎ ﺃﺻﺒﺤﺖ ﺑﺎﺭﺩﺓ ﺣﺘﻰ ﻓﻲ ﻣﺸﺎﻋﺮﻫﺎ. Wanita itu tak ubahnya seperti kopi, jika kau abaikan maka ia akan dingin, tak terkecuali rasanya. ﻋﻨﺪﻣﺎ ﺗﺼﻤﺖ ﺍﻷﻧﺜﻰ ﺃﻣﺎﻡ ﻣﻦ ﺗﺤﺐ، ﺗﺄﺗﻲ ﺍﻟﻜﻠﻤﺎﺕ ﻋﻠﻰ ﻫﻴﺌﺔ ﺩﻣﻮﻉ!. Wanita itu, ketika ia diam di depan orang yang ia cintai, kata-katanya akan datang berderai berbentuk air mata. ﺍﻷﻧﺜﻰ: ﻓﻲ ﺍﻟﺒﺪﺍﻳﺔ ﺗﺨﺎﻑ ﺃﻥ ﺗﻘﺘﺮﺏ ﻣﻨﻚ، ﻭﻓﻲ ﺍﻟﻨﻬﺎﻳﺔ ﺗﺒﻜﻲ ﺣﻴﻦ ﺗﺒﺘﻌﺪ ﻋﻨﻬﺎ. ﻗﻠﻴﻞ ﻣﻦ ﻳﻔﻬﻤﻬﺎ. Wanita itu, awalnya dia takut-takut mendekatimu, namun pada akhirnya ia akan menangis ketika kau jauh darinya. Alangkah sedikitnya orang yang memahami wanita. ﺍﻷﻧﺜﻰ: ﻻ ﺗﺮﻳﺪ ﻣﻨﻚ ﺍﻟﻤﺴﺘﺤﻴﻞ، ﻫﻲ ﻓﻘﻂ ﺗﺮﻳﺪﻙ ﺃﻥ ﺗﻜﻮﻥ ﻣﺜﻞ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﺬﻱ ﺗﺘﻤﻨﺎﻩ ﺃﻧﺖ ﻟﺸﻘﻴﻘﺘﻚ. Wanita itu, tidak meng hendaki sesuatu yang tidak mungkin darimu, namun ia hanya menginginkan kamu bisa menjadi seperti seorang pria yang ia harapkan seperti dirimu (bersikap) terhadap saudarimu. ﻧﺼﻒ ﺟﻤﺎﻝ ﺍﻷﻧﺜﻰ ﻓﻲ ﺭﺩﻭﺩ ﺍﻓﻌﺎﻟﻬﺎ، ﺇﺣﻤﺮﺍﺭ ﺍﻟﺨﺪﻳﻦ، ﺇﻟﺘﻤﺎﻉ ﺍﻟﻌﻴﻨﻴﻦ، ﻭﺿﻴﺎﻉ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻓﻲ ﺣﺮﻛﺔ ﺍﻟﻴﺪﻳﻦ ﺍﻟﻤﺘﻌﺎﻧﻘﺘﻴﻦ ﺧﺠﻼ. Wa...