Posts

Tidak Ada Doa Yang Sia-sia

Tidak Ada Doa Yang Sia-sia ONE DAY ONE HADITH Sabtu,  18 Mei 2019 M / 13 Ramadhan 1440 H  مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَسْتَجِيبَ اللَّهُ لَهُ عِنْدَ الشَّدَائِدِ وَالكَرْبِ فَلْيُكْثِرِ الدُّعَاءَ فِي الرَّخَاءِ “Barangsiapa yang suka Allah mengabulkan doanya ketika susah dan menderita, maka hendaknya ia memperbanyak doa ketika lapang.” (HR. Tirmidzi, Shahihul Jami’ no. 6290) Kandungan hadits 1. Tidak elok manakala datang dan menghiba di saat susah atau pada saat butuh bantuan.  Yang utama adalah bersikap proporsional, yaitu baik dalam keadaan susah atau senang tetap konsisten dalam menjalin hubungan dengan Allah Subhanahu wata'ala. 2. Ingatlah Allah Saat Senang dan Lapang, Allah Akan Mengingatmu di Saat Susah Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ﺗَﻌَﺮَّﻑْ ﺇﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻓِﻲ ﺍﻟﺮَّﺧَﺎﺀِ ﻳَﻌْﺮِﻓُﻚ ﻓِﻲ ﺍﻟﺸِّﺪَّﺓِ “Kenalilah (ingatlah) Allah di waktu senang pasti Allah akan mengingatmu di waktu sempit.” (HR. Tirmidzi) 3. Allah Subhanahu wata'ala menolong Nabi Yunus al...

KH Ahmad Muhtadi: Santri Cemerlang Kiai Hasyim Asy'ari dari Pesisir Lamongan

Image
KH Ahmad Muhtadi: Santri Cemerlang Kiai Hasyim Asy'ari dari Pesisir Lamongan Oleh: Ahmad Syauqi Arif Alumni MA al-Muhtadi, Paciran, Lamongan Tak terasa kini, genap haul ke-tujuh puluh satu ( 71 ) ulama kharismatik Pantura, Al Mukarram KH. Ahmad Muhtadi Musthofa wafat. Tepatnya, pada hari Sabtu pon, tanggal 13 Ramadlan 1368 H/9 Juli 1949 M. Pada momentum haul inilah diharapkan masyarakat Sendangagung umumnya dan keluarga besar Madrasah Almuhtadi beserta alumni khususnya dapat merefleksikan kembali kiprah dan keteladanan figur ulama yang yang juga termasuk seorang pejuang membela bangsa Indonesia dari tangan penjajah tanpa pamrih. Jiwa dan raga beliau serahkan untuk negara. K.H. Ahmad Muhtadi adalah anak ke-6 dari KH. Musthofa Kranji ( Pendiri Pondok Pesantren Tarbiyatut Tholabah Kranji). KH. Ahmad Muhtadi dilahirkan pada tahun 1908, beliau merupakan tokoh kharismatik dalam berdakwah dan menyebarkan syiar Islam di kecamatan Paciran. K.H. Ahmad Muhtadi salah satu pejuang yang...

Ukuran Tingkat Ketaqwaan & Ciri2 Orang Bertaqwa

from Berkah Ramadhan http://berkahramadhankita.blogspot.com/2019/05/ukuran-tingkat-ketaqwaan-ciri2-orang.html Ukuran Tingkat Ketaqwaan & Ciri2 Orang Bertaqwa

SELEMBAR TAUSIYAH

from Berkah Ramadhan http://berkahramadhankita.blogspot.com/2019/05/selembar-tausiyah.html SELEMBAR TAUSIYAH

Amal Sholeh

from Berkah Ramadhan http://berkahramadhankita.blogspot.com/2019/05/amal-sholeh.html Amal Sholeh

Indonesia Setelah Pilpres (by KBA)

from Berkah Ramadhan http://berkahramadhankita.blogspot.com/2019/05/indonesia-setelah-pilpres-by-kba.html Indonesia Setelah Pilpres (by KBA)

Tujuan Pernikahan Menurut Kiai Imam Nakha’i

Image
Tujuan Pernikahan Menurut Kiai Imam Nakha’i Kiai Imam Nakhai dalam sebuah seminar Oleh Ahmad Husain Fahasbu Santri Ma'had Aly Salafiyah Syafi'iyah Situbondo Tadi malam ketika buka facebook saya agak kaget. Sebab guru saya, Kiai Imam Nakha’i sedang live streaming di akun Facebook pribadinya. Kaget karena sepengetahuan saya, beliau termasuk orang yang tidak suka memamerkan aktivitasnya di media sosial, tidak seperti kebanyakan orang yang sudah masuk ke aliran “narsisme & noraisme”. Ustaz Nakha’i, begitu kami memanggilanya, meskipun sering memberi ceramah, pelatihan, dan diskusi baik pada taraf regional, nasional dan internasional tidak pernah mengunggahnya di laman facebook pribadinya. Suatu kesempatan saya pernah bertanya kepada beliau; “ustaz, kenapa panjenengan tidak pernah mengunggah aktivitas jenengan di facebook? Bukankah sampean sering mengisi kajian bersama tokoh, artis dan kelas sosialita di Jakarta?”, beliau tersenyum seraya berkata, “Saya haram...